
LAMPUNG (Bumione.com) Warga Kecamatan Labuhan Maringgai Lampung Timur tepatnya di Desa Karang Anyar dan Desa Sukorahayu mengeluhkan langkanya tabung gas Epiji 3 kilo gram yang di subsidi oleh Pemerintah.
Langkanya tabung gas Elpiji 3 kilo gram di pasokan warung maupun di agen berdampak langsung pada ibu – ibu rumah tangga yang sangat membutuhkan serta para pedagang, Sabtu (16/02/2019).
Tabung gas Elpiji 3 kilo gram selain langka, kalaupun ada harganya mencapai 25 ribu pertabung. Dengan harga segitu merasa keberatan para ibu – ibu rumah tangga, karena tabung gas Elpiji ini sudah di subsidi oleh Pemerintah.
Suniah ibu rumah tangga warga Desa Karang Anyar mengeluhkan tabung gas Elpiji 3 kilo gram yang langka, selain langka kalaupun ada sangat mahal. Harganya mencapai 25 ribu pertabung di kios yang menyediakan tabung tersebut.
Ia berharap tabung gas Elpiji 3 kilo gram agar normal kembali, jangan susah di cari di kios- kios dan harganya setabil karena tabung ini disubsidi oleh Pemerintah, ” Harapnya.
Sementara Yana warga Desa Sukorahayu yang berdagang di Margasari juga mengeluhkan langkanya tabung gas Elpiji 3 kilo gram. Kalaupun ada saya harus mengeluarkan uang 25 ribu untuk membeli tabung gas tersebut.
Langkanya tabung gas ini berdampak langsung pada ibu – ibu rumah tangga dan para pedagang mie ayam seperti saya. Lamanya pengiriman dari pengepul ke agen – agen yang ada di kios.
Selain itu, Yana berharap pada Pemerintah maupun pengepul agar secepatnya di kirim ke agen atau kios – kios yang menjual tabung gas Elpiji. Karena saya selaku pedagang mie ayam merasa kesulitan, “Paparnya. (Erwan)












































