
Foto pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Srimenanti saat di wawancara adanya warga Desa Srimenanti yang lanusia tidak mendapatkan program dari pemerintah.
LAMPUNG (Bumione.com) – Ini penjelasan pendamping Program Keluarga Harapan
(PKH) Desa Srimenanti Kecamatan Bandar Sribhawono Lampung Timur adanya warga yang sudah lanusia dan tidak bisa bekerja tidak mendapatkan program bantuan dari Pemerintah, Jum’at (09/01/2026).
Pendamping PKH Desa Srimenanti dalam paparannya kepada Bumione.com menerangkan adanya warga yang lanusia tidak mendapatkan program dari Pemerintah itu masih tahap pendataan dikarenakan data Kartu Keluarga (KK) nya belum valid.
Pendamping PKH Desa Srimenanti Retno Yela dalam wawancaranya mengatakan, sebenarnya saya sudah berupaya assesment kepusat melalui pengiriman data lewat anaknya. Setelah dicek datanya belum valid maka kami menyarankan kepada anaknya agar memperbarui KK nya.
Tetapi hingga sekarang belum ada laporan kembali untuk sistem pendataan, kami harus pengecekan dahulu melalui aplikasi CNG. Dikarenakan KK nya atas nama Tukiman belum baru jadi tidak bisa terdetek,”Kata Retno kepala Bumione.com.
Retno menjelaskan, untuk tindak lanjutnya setelah kita mendapatkan laporan KK terbaru dari anaknya yang mengajukan, baru kita bisa proses ke CNG. Mudah -mudahan bisa pemadanan dengan program CNG setelah dicek nanti.
Harus upgrade dulu karena KK yang lamanya bener – bener tidak terbaca untuk pendampingan masyarakat lanusia terbaru. Terkait pendampingan dengan cara lewat telepon dan cek di aplikasi CNG, “Paparannya.
Kalau nantinya layak untuk kita survei di sana ya kita survei dari hasil cek CNG untuk pendampingan secara khusus. Tapi itu semua setelah ada hasil dari CNG.
Yang jelas pertama keluarganya melakukan pendampingan untuk perubahan data Kartu Keluarga (KK) terbaru dan itu keluarganya langsung yang mendampingi pada saat perubahan KK baru milik sodara Tukiman, “Terangnya.
Sebelumnya telah diberitakan berjudul ” Tukuman Warga Lanusia Takdapat Bantuan Dari Pemerintah “.
Tukiman (80) warga dusun 3 Rt 14 Desa Srimenanti Kecamatan Bandar Sribhawono Lampung Timur mengharapkan bantuan dari Pemerintah dengan kategori bantuan lanusia dikarenakan belum pernah mendapatkan bantuan selama 5 tahun ini, Senin (21/12/2025).
Hal itu diutarakan oleh Tukiman sang kakek tua saat ditemui Bumione.com di kediamannya. Iya berusia (80) tahun hingga sekarang ini belum pernah mendapatkan bantuan dari Pemerintah, terkecuali pada saat heboh covid- 19 dulu itupun cuman duit 300 ribu sama beras saja.
Kebutuhannya dalam sehari-hari baik makan pembayaran listrik dan yang lainnya hanya mengandalkan pemberian dari anak-anaknya, karena sudah tidak bisa bekerja dan fisiknya melemah.

Tukiman (80) tahun warga Desa Srimenanti mengatakan, selama 5 tahun ini tidak pernah mendapatkan bantuan dari Pemerintah padahal saya sudah lanusia dan tidak bisa bekerja.
Sebenarnya dulu pihak Desa pernah mendata tetapi sampai sekarang belum juga pernah mendapatkan bantuan baik duit maupun yang lainya, “Kata Tukiman kepada Bumione.com.
Tukiman berharap kepada Pemerintah melalui Desa agar memberikan bantuan lansia untunya karena sudah tidak bisa bekerja lagi hanya meminta dari anak-anak saja.
Jadi selama ini untuk kebutuhan sehari-hari makan dan yang lainnya dari anak terutama yang di samping rumahnya.
Sudah 5 tahun ini saya sudah tidak bisa bekerja cuman mengharapkan pemberian dari anak saja. Tadinya saya kena sakit stroke tetapi alhamdulillah sekarang ini sembuh dan sudah bisa jalan, “Pungkasnya.
Sementara Eni Kusrini anaknya kepada Wartawan menjelaskan, dulu bapak tuh pernah dapat bantuan cuman hanya beberapa kali waktu jaman covit aja. Selanjutnya sekarang ini nggak pernah dapat padahal sudah tua katagori lanusia.
Untuk kebutuhan sehari-hari seperti makan dan lainya sama saya karena samping rumah. Sekarang ini bapak sudah usia (80) tahun, dulu sebenarnya sudah didata tetapi sampai sekarang juga belum pernah mendapatkan bantuan, “Kata Eni.
Sebenarnya saya sebagai anak sudah berupaya mengusulin ke Kadus maupun ke Desa akan tetapi sampai sekarang juga belum ada tanggapan atau bantuan yang diberikan oleh bapak saya yang sudah berusia 80 tahun ini.
Eni berharap kepada Pemerintah maupun pihak Desa agar memberikan bantuan lanusia kepada bapaknya karena memang selain sudah tidak bisa bekerja juga cukup tua umurnya mencapai 80 tahun, “Paparnya.(Erwan)













































