
Dimana, Badri mengalami luka tusuk di bagian pantat sebelah kanan, dua luka tusuk di lengan sebelah kiri dan luka sayat di telapak tangan sebelah kiri.
Sementara, Ikhwan mengalami luka bacok di bagian leher bagian kanan, luka bacok di leher bagian kiri, luka bacok di kepala, luka bacok di bagian muka dan luka bacok di bagian lengan kiri.
Hingga kini, pihak Polres Lampung Barat belum dapat memastikan penyebab perkelahian antara Badri dan Ikhwan tersebut.
Kasat Reskrim Polres Lampung Barat Iptu Juherdi Sumandi, SH.MH membenarkan kejadian tersebut, namun sejauh ini pihaknya belum menerima laporan dari keduanya.
“Belum ada laporan dari kedua belah pihak, namun Kepolisian tetap mengambil langkah membuat laporan Polisi Model A untuk melakukan tindakan kepolisian dan penyelidikan,” Kata Juherdi seperti dilangsir dari medialampung.id.
Sementara dari informasi yang dihimpun, bahwa kejadianya bermula pada Minggu (12/11) sekira pukul 12.00 WIB, saat itu Badri menghampiri Ikhwan di gubuk ladang milik Ikhwan di Pekon Bahway.
Sesampainya disana, terjadi perkelahian antara keduanya yang mengakibatkan luka-luka yang diakibatkan dari senjata tajam.
Setelah terjadi perkelahian Badri meninggalkan lokasi yang kemudian bertemu dengan salah seorang warga dan meminta tolong untuk diantarkan kerumah sakit agar mendapat perawatan medis.
Kepada warga, Badri bercerita bahwa ia baru saja berkelahi dengan Ikhwan dan keduanya sama-sama mengalami luka.(*)












































