Musim Hujan! Kepala Puskesmas Maba Sosialisasi 3 M Plus Pada Masyarakat

10115 Dilihat

Foto Kegiatan Sosialisasi Musim Penghujan, Kepala Puskesmas Mataram Baru Laksanakan 3 M Plus Dan Fogging Pada Masyarakat

LAMPUNG (Bumione.com) Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Mataram Baru Lampung Timur, di musim penghujan ini telah melakukan 3 M plus dan Fogging pengasapan di empat titik di Kecamatan Mataram Baru, Senin (04/03/2024).

Hal itu dikatakan kepala Puskesmas Mataram Baru kepada Bumione.com di ruang kerjanya. Giatan sosialisasi pada masyarakat tentang 3 M plus dan Fogging ini bertujuan untuk mencegah penyebaran nyamuk di musim penghujan sekarang ini, serta mencegah Demam Berdarah (DPD). 

Kepala Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Mataram Baru Rubiyana Kuntarti,S.Kep,Ners mengatakan, saat ini curah hujan masih tinggi upaya yang kami lakukan untuk pencegahan DBD pertama kita selalu sosialisasi ke masyarakat itu tentang 3 M plus.

Menurutnya 3 M plus ini bisa dilaksanakan oleh masyarakat dengan cara menguras, mengubur dan menutup tempat tampungan-tampungan air serta plus penggunaan lotion dan kelambu.

Selain itu juga kami sudah melakukan upaya jika ada kasus kita langsung melakukan penyelidikan Epidemiologi dengan cara kegiatan pelacakan penderita DBD yang dilaksanakan oleh petugas kesehatan atau petugas Puskesmas, “Kata Rubiana.

Rubiana menerangkan, dengan melihat layak atau tidaknya untuk dilakukan Fogging dengan pengasapan, maka jika layak akan kami lakukan melalui pekerja Puskesmas yang akan melakukan Fogging.

Untuk titik – titik yang sudah kami Fogging yaitu, dusun 004, dusun 009, dusun 006 dan dusun 003 Desa Mataram Baru. Setelah kami lakukan Fogging pengasapan lagi artinya usaha 3 M plusnya belum maksimal, “Ucap Rubiana.

Rubiana menjelaskan, jadi setelah Fogging ternyata masih kami temukan ada beberapa kasus contohnya di dusun 006. Kami menyarankan kepada masyarakat
agar melaksanakan 3 M plus, bahwa Fogging hanya membunuh nyamuk dewasa saja.

Selain itu juga nyamuk dewasa ini akan tetap hidup kalau di biarkan saja, dan akan bertahan kurang lebih 2 Minggu atau 14 hari. Tetapi kalau sarangnya tidak kita brantas maka akan tumbuh lagi nyamuk baru.

” Jadi Fogging ini bukan solusi untuk memberantas DBD. Maka kami mengimbau kepada masyarakat agar tetap melakukan 3 M plus untuk mencegah beredarnya datang nyamuk penyebab penyakit DBD, “Paparnya (Roni)